Selasa, 09 Agustus 2011

ERGONOMI

Pusat Kesehatan Kerja Departemen Kesehatan RI

Pendahuluan :

Perkembangan teknologi saat ini begitu pesatnya, sehingga peralatan sudah menjadi kebutuhan pokok pada berbagai lapangan pekerjaan. Artinya peralatan dan teknologi merupakan penunjang yang penting dalam upaya meningkatkan produktivitas untuk berbagai jenis pekerjaan. Disamping itu disisi lain akan terjadi dampak negatifnya, bila kita kurang waspada menghadapi bahaya potensial yang mungkin timbul. Hal ini tidak akan terjadi jika dapat diantisipasi pelbagai risiko yang mempengaruhi kehidupan para pekerja. Pelbagai risiko tersebut adalah kemungkinan terjadinya Penyakit Akibat Kerja, Penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan dan Kecelakaan Akibat Kerja yang dapat menyebabkan kecacatan atau kematian. Antisipasi ini harus dilakukan oleh semua pihakdengan cara penyesuaian antara pekerja, proses kerja dan lingkungan kerja. Pendekatan ini dikenal sebagai pendekatan ergonomik.

Ergonomi yaitu ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan pekerjaan mereka. Sasaran penelitian ergonomi ialah manusia pada saat bekerja dalam lingkungan. Secara singkat dapat dikatakan bahwa ergonomi ialah penyesuaian tugas pekerjaan dengan kondisi tubuh manusia ialah untuk menurunkan stress yang akan dihadapi. Upayanya antara lain berupa menyesuaikan ukuran tempat kerja dengan dimensi tubuh agar tidak melelahkan, pengaturan suhu, cahaya dan kelembaban bertujuan agar sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia. Ada beberapa definisi menyatakan bahwa ergonomi ditujukan untuk “fitting the job to the worker”, sementara itu ILO antara lain menyatakan, sebagai ilmu terapan biologi manusia dan hubungannya dengan ilmu teknik bagi pekerja dan lingkungan kerjanya, agar mendapatkan kepuasan kerja yang maksimal selain meningkatkan produktivitasnya”.
Ruang lingkup ergonomik sangat luas aspeknya, antara lain meliputi :

  1. Tehnik
  2. Fisik
  3. Pengalaman psikis
  4. Anatomi, utamanya yang berhubungan dengan kekuatan dan gerakan otot dan persendian
  5. Anthropometri
  6. Sosiologi
  7. Fisiologi, terutama berhubungan dengan temperatur tubuh, Oxygen up take, pols, dan aktivitas otot.

Pelatihan Ergonomi

Pelatihan bidang ergonomi sangat penting, sebab ahli ergonomi umumnya berlatar belakang pendidikan tehnik, psikologi, fisiologi atau dokter, meskipun ada juga yang dasar keilmuannya tentang desain, manajer dan lain-lain. Akan tetapi semuanya ditujukan pada aspek proses kerja dan lingkungankerja.
Metode Ergonomi

  1. Diagnosis, dapat dilakukan melalui wawancara dengan pekerja, inspeksi tempat kerja penilaian fisik pekerja, uji pencahayaan, ergonomik checklist dan pengukuran lingkungan kerja lainnya. Variasinya akan sangat luas mulai dari yang sederhana sampai kompleks.
  2. Treatment, pemecahan masalah ergonomi akan tergantung data dasar pada saat diagnosis. Kadang sangat sederhana seperti merubah posisi meubel, letak pencahayaan atau jendela yang sesuai. Membeli furniture sesuai dengan demensi fisik pekerja.
  3. Follow-up, dengan evaluasi yang subyektif atau obyektif, subyektif misalnya dengan menanyakan kenyamanan, bagian badan yang sakit, nyeri bahu dan siku, keletihan , sakit kepala dan lain-lain. Secara obyektif misalnya dengan parameter produk yang ditolak, absensi sakit, angka kecelakaan dan lain-lain.

Aplikasi/penerapan Ergonomik:
  1. Posisi Kerja
    terdiri dari posisi duduk dan posisi berdiri, posisi duduk dimana kaki tidak terbebani dengan berat tubuh dan posisi stabil selama bekerja. Sedangkan posisi berdiri dimana posisi tulang belakang vertikal dan berat badan tertumpu secara seimbang pada dua kaki.
  2. Proses Kerja
    Para pekerja dapat menjangkau peralatan kerja sesuai dengan posisi waktu bekerja dan sesuai dengan ukuran anthropometrinya. Harus dibedakan ukuran anthropometri barat dan timur.
  3. Tata letak tempat kerja
    Display harus jelas terlihat pada waktu melakukan aktivitas kerja. Sedangkan simbol yang berlaku secara internasional lebih banyak digunakan daripada kata-kata.
  4. Mengangkat beban
    Bermacam-macam cara dalam mengangkat beban yakni, dengan kepala, bahu, tangan, punggung dsbnya. Beban yang terlalu berat dapat menimbulkan cedera tulang punggung, jaringan otot dan persendian akibat gerakan yang berlebihan.

a. Menjinjing beban
Beban yang diangkat tidak melebihi aturan yang ditetapkan ILO sbb:
- Laki-laki dewasa 40 kg
- Wanita dewasa 15-20 kg
- Laki-laki (16-18 th) 15-20 kg
- Wanita (16-18 th)12-15 kg
b. Organisasi kerja
Pekerjaan harus di atur dengan berbagai cara :
- Alat bantu mekanik diperlukan kapanpun
- Frekuensi pergerakan diminimalisasi
- Jarak mengangkat beban dikurangi
- Dalam membawa beban perlu diingat bidangnya tidak licin dan mengangkat tidak terlalu tinggi.
- Prinsip ergonomi yang relevan bisa diterapkan.
c. Metode mengangkat beban
Semua pekerja harus diajarkan mengangkat beban. Metode kinetic dari pedoman penanganan harus dipakai yang didasarkan pada dua prinsip :
- Otot lengan lebih banyak digunakan dari pada otot punggung
- Untuk memulai gerakan horizontal maka digunakan momentum berat badan.
Metoda ini termasuk 5 faktor dasar :
o Posisi kaki yang benar
o Punggung kuat dan kekar
o Posisi lengan dekat dengan tubuh
o Mengangkat dengan benar
o Menggunakan berat badan
d. Supervisi medis pekerja secara kontinyu harus mendapat supervisi medis teratur.
- Pemeriksaan sebelum bekerja untuk menyesuaikan dengan beban kerjanya
- Pemeriksaan berkala untuk memastikan pekerja sesuai dengan pekerjaannya dan mendeteksi bila ada kelainan
- Nasehat harus diberikan tentang hygiene dan kesehatan, khususnya pada wanita muda dan yang sudah berumur.

Kelelahan/Fatique
Setelah pekerja melakukan pekerjaannya maka umumnya terjadi kelelahan, dalam hal ini kita harus waspada dan harus kita bedakan jenis kelelahannya, beberapa ahli membedakan/membaginya sebagai berikut :
1. Kelelahan fisik
Kelelahan fisik akibat kerja yang berlebihan, dimana masih dapat dikompensasi dan diperbaiki performansnya seperti semula. Kalau tidak terlalu berat kelelahan ini bisa hilang setelah istirahat dan tidur yang cukup.
2. Kelelahan yang patologis
Kelelahan ini tergabung dengan penyakit yang diderita, biasanya muncul tiba-tiba dan berat gejalanya.
3. Psikologis dan emotional fatique
Kelelahan ini adalah bentuk yang umum. Kemungkinan merupakan sejenis “mekanisme melarikan diri dari kenyataan” pada penderita psikosomatik. Semangat yang baik dan motivasi kerja akan mengurangi angka kejadiannya di tempat kerja.
4. Upaya kesehatan kerja dalam mengatasi kelelahan, meskipun seseorang mempunyai batas ketahanan, akan tetapi beberapa hal dibawah ini akan mengurangi kelelahan yang tidak seharusnya terjadi :
• Lingkungan harus bersih dari zat-zat kimia. Pencahayaan dan ventilasi harus memadai dan tidak ada gangguan bising.
• Jam kerja sehari diberikan waktu istirahat sejenak dan istirahatyang cukup saat makan siang.
• Kesehatan pekerja harus tetap dimonitor.
• Tempo kegiatan tidak harus terus menerus
• Waktu perjalanan dari dan ke tempat kerja harus sesingkat mungkin, kalau memungkinkan.
• Secara aktif mengidentifikasi sejumlah pekerja dalampeningkatan semangat kerja.
• Fasilitas rekreasi dan istirahat harus disediakan di tempat kerja.
• Waktu untuk liburan harus diberikan pada semua pekerja
• Kelompok pekerja yang rentan harus lebih diawasi misalnya;
- Pekerja remaja
- Wanita hamil dan menyusui
- Pekerja yang telah berumur
- Pekerja shift
- Migrant.
• Para pekerja yang mempunyai kebiasaan pada alkohol dan zat stimulan atau zat addiktif lainnya perlu diawasi.
Pemeriksaan kelelahan :
Tes kelelahan tidak sederhana, biasanya tes yang dilakukan seperti tes pada kelopak mata dan kecepatan reflek jari dan mata serta kecepatan mendeteksi sinyal, atau pemeriksaan pada serabut otot secara elektrik dan sebagainya. Persoalan yang terpenting adalah kelelahan yang terjadi apakah ada hubungannya dengan masalah ergonomi, karena mungkin saja masalah ergonomi akan mempercepat terjadinya kelelahan.

Penutup :
Penerapan Ergonomi di tempat kerja bertujuan agar pekerja saat bekerja selalu dalam keadaan sehat, nyaman, selamat, produktif dan sejahtera. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, perlu kemauan, kemampuan dan kerjasama yang baik dari semua pihak. Pihak pemerintah dalam hal ini Departemen Kesehatan sebagai lembaga yang bertanggung-jawab terhadap kesehatan masyarakat, membuat berbagai peraturan, petunjuk teknis dan pedoman K3 di Tempat Kerja serta menjalin kerjasama lintas program maupun lintas sektor terkait dalam pembinaannya

LAS TIG

Pengelasan (welding) adalah salah salah satu teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam penambah dan menghasilkan sambungan yang kontinyu.

Berdasarkan definisi dari DIN (Deutch Industrie Normen) las adalah ikatan metalurgi pada sambungan logam paduan yang dilaksanakan dalam keadaan lumer atau cair. Dari definisi tersebut dapat dijabarkan lebih lanjut bahwa las adalah sambungan setempat dari beberapa batang logam dengan menggunakan energi panas. Pada waktu ini telah dipergunakan lebih dari 40 jenis pengelasan termasuk pengelasan yang dilaksanakan dengan cara menekan dua logam yang disambung sehingga terjadi ikatan antara atom-atom molekul dari logam yang disambungkan.

Pengelasan TIG (tungsten inert gas) adalah teknik pengelasan berkualitas tinggi dengan kecepatan peleburan/penyatuan yang rendah. Arc terbakar antara elektroda tungsten dan bagian yang dikerjakan; elektrodanya tidak meleleh, jadi hanya berfungsi sebagai penghantar arus dan pembawa arc.

Las listrik TIG (Tungsten Inert Gas = Tungsten Gas Mulia) menggunakan elektroda wolfram yang bukan merupakan bahan tambah. Busur listrik yang terjadi antara ujung elektroda wolfram dan bahan dasar merupakan sumber panas, untuk pengelasan. Titik cair elektroda wolfram sedemikian tingginya sampai 3410° C, sehingga tidak ikut mencair pada saat terjadi busur listrik.

Tangkai listrik dilengkapi dengan nosel keramik untuk penyembur gas pelindung yang melindungi daerah las dari luar pada saat pengelasan.

Sebagian bahan tambah dipakai elektroda tampa selaput yang digerakkan dan didekatkan ke busur yang terjadi antara elektroda wolfram dengan bahan dasar.

Sebagai gas pelindung dipakai argin, helium atau campuran dari kedua gas tersebut yang pemakainnya tergantung dari jenis logam yang akan dilas.
Tangkai las TIG biasanya didinginkan dengn air yang bersirkulasi.
Pembakar las TIG terdiri dari :

Keterangan gambar:
1. Penyedia arus
2. Pengembali air pendingi,
3. Penyedia air pendingin,
4. Penyedia gas argon,
5. Lubang gas argon ke luar,
6. Pencekam elektroda,
7. Moncong keramik atau logam,
8. Elektroda tungsten,
9. Semburan gas pelindung.


Senin, 08 Agustus 2011

Update Cheat With Cheat Engine Juli 2011

Tool:

Cheat Engine

1. Cheat 100% Kaishaku
Step:

Buka Cheat engine
Ganti Jadi double
Tulis 0.0500000 kemudian first scan
Double klik semua addresh yg di temukan
Kemudian ganti semua valuenya menjadi 10

==============================​=====================
2. Cheat 100% Hellfire

Step:

Buka Cheat engine
Ganti Jadi double
Tulis 0.0300000 kemudian first scan
Double klik semua addresh yg di temukan
Kemudian ganti semua valuenya menjadi 10

==============================​=====================
3. Cheat 100% cristical chance

Step:

Buka Cheat engine
Ganti Jadi double
Tulis 0.0500000 kemudian first scan
Double klik semua addresh yg di temukan
Kemudian ganti semua valuenya menjadi 1

Note: Harus memakai weapon Byako Sword yang udah di upgrade

==============================​=====================
4. Cheat 100% Dodge Chance

Step:

Buka Cheat engine
Ganti Jadi double
Tulis 0.0300000 kemudian first scan
Double klik semua addresh yg di temukan
Kemudian ganti semua valuenya menjadi 1

Note: Gunakan Back item Straw Hat

==============================​=====================
5. Cheat Recovery HP smelly Banana

Step:

Buka Cheat engine
Ganti Jadi double
Tulis 0.0200000 kemudian first scan
Double klik semua addresh yg di temukan
Kemudian ganti semua valuenya menjadi 10

Note: Gunakan Weapon Smelly Banana

Jumat, 05 Agustus 2011

efek jutsu reward special jounin stage 6 part 3

Dapat info dari teman, setelah lulus ujian special jounin campaign stage 6 part3 kita akan mendapatkan gratis jutsu dan berikut efeknya

  • Intelligence Division:
    Melihat HP / CP target, dan 4 Jurus target.
  • Surprise Attack Division:
    Abaikan Status posisi target. Langsung menyerang 1 target, kerusakan dihitung berdasarkan 700x sisa HP target. Makin tinggi sisa HP target, kerusakan yang diakibatkan akan lebih tinggi.
  • Sensor Divisi:
    Hapus semua status negatif, dapat digunakan bahkan di stun atau restriction atau chaos, dll
  • Heavy Attack Division:
    Kumpulkan bola Chakra pada tiap giliran, melakukan serangan kerusakan 150% setelah berhasil mengumpulkan 7 bola secara total
  • Medical Division:
    +1000HP ke team
  • one hit kill special jounin campaign stage 6 part 3


    Sebenarnya ini bukan one hit kill, tapi 2HK (two hit kill)...
    apapun namanya masa bodoh sampai bego yang penting bisa menang dengan mudah dan tanpa banned wokokokooo

    Tanpa banyak bacot langsung saja ke intinya
    sediain aja
    @ Cheat engine 5.6 (download disini)
    @ Browser Firefox (terserah browser apa aja yang penting ada plugin-container.exe-nya)

  • Masuk ke special jounin campaign
  • Pilih stage 6 part 3
  • Buka cheat engine 5.6
  • Lawan bossnya (lupa namanya, keburu aku bantai ckckkckc)
  • masukkan darah boss (nih darahnya 366000)
  • scan darahnya, terus akan keluar banyak address
  • serang 1 kali
  • akan ada addres yang valuenya berkurang
  • jika sdh menemukan address yg value-nya sdh berkurang...jgn gnti value tsb..
  • ganti value address yg bawah-nya jd 3 (terserah berapa nilainya)
  • serang 1 kali lagi....tadaaaaaaaaaaaaaam
  • musuh is deat
  • Sabtu, 25 Juni 2011

    one hit kill Stage 1 Chapter 2 Special Jounin


    Tanpa banyak bacot silahkan sediakan:
    1. Browser
    2. Cheat Engine 5.6

    cara pakai
    1. Masuk Special Jounin Campaign
    2. Pilih stage 1 Chapter 2
    3. Buka Cheat Engine 5.6
    4. Klik procces dan pilih pluggin container.exe
    5. Scan darah musuh yang kamu lawan
      daftar darah musuh:
      -(undead puppet 5757)
      -(under puppet 5757)
      -(genan 47580)
      -(puppet shin 23790)
      -(puppet ryu 23790
    6. Serang Musuh
    7. Lihat di list, akan ada addres yang berubah valuenya. ex: 5757 menjadi 5700
    8. Double klik addres di bawah value yang berubah tadi
    9. Ubah value terserah kamu inginkan, seperti 3
    10. Pada serangan berikutnya musuh kamu akan mati
      selamat mencoba

    Sabtu, 04 Juni 2011

    Pentingnya Mengetahui Jam Piket Kinerja Organ Tubuh Kita

    M ari kita mulai untuk mencintai dan mengenal secara dalam tubuh kita ini. Dengan mengetahui jam / waktu piket kinerja organ tubuh, sangatlah penting untuk mengontrol/mengatur konsumsi dan asupan makanan/minuman serta vitamin/pengobatan. Sehingga dapat menjaga stabilitas tubuh kita sendiri serta dapat mengantisipasi bahkan tata cara waktu pengkonsumsian obat/herbal yang terbaik dimana saat-saat suatu bagian organ apa yang sedang bekerja.

    Adapun minimal waktu kinerja organ-organ tubuh kita antara lain :

    LAMBUNG
    Jam 07.00 - 09.00
    Jam piket organ lambung sedang kuat, sebaiknya makan pagi untuk proses pembentukan energi tubuh sepanjang hari. Minum jus atau ramuan sebaiknya sebelum sarapan pagi, perut masih kosong sehingga zat yang berguna segera terserap tubuh.

    LIMPA
    Jam 09.00 - 11.00
    Jam piket organ limpa kuat, dalam mentransportasi cairan nutrisi untuk energi pertumbuhan. Bila pada jam-jam ini mengantuk, berarti fungsi limpa lemah. Kurangi konsumsi gula, lemak,minyak dan protein hewani.

    JANTUNG
    Jam 11.00 - 13.00
    Jam piket organ jantung kuat, harus istirahat, hindari panas dan olah fisik, ambisi dan emosi terutama pada penderita gangguan pembuluh darah .

    HATI
    Jam 13.00 - 15.00
    Jam piket organ hati lemah, bila orang tidur, darah merah berkumpul dalam organ hati dan terjadi proses regenerasi sel-sel hati. Apabila fungsi hati kuat maka tubuh kuat untuk menangkal semua penyakit.

    PARU-PARU
    Jam 15.00 - 17.00
    Jam piket organ paru-paru lemah, diperlukan istirahat, tidur untuk proses pembuangan racun dan proses pembentukan energi paru-paru

    GINJAL
    Jam 17.00 - 19.00
    Jam piket organ ginjal kuat, sebaiknya digunakan untuk belajar karena terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan.

    LAMBUNG
    Jam 19.00 - 21.00
    Jam piket organ lambung lemah sebaiknya tidak mengkonsumsi makan yang sulit dicerna atau lama dicerna atau lebih baik sudah berhenti makan

    LIMPA
    Jam 21.00 - 23.00
    Jam piket organ limpa lemah, terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel limpa. Sebaiknya istirahat sambil mendengarkan musik yang menenangkan jiwa, untuk meningkatkan imunitas.

    JANTUNG
    Jam 23.00 - 01.00
    Jam piket organ jantung lemah. Sebaiknya sudah beristirahat tidur, apabila masih terus bekerja atau begadang dapat melemahkan fungsi jantung.

    HATI
    Jam 01.00 - 03.00
    Jam piket organ hati kuat. Terjadi proses pembuangan racun/limbah hasil metabolisme tubuh. Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada kotoran dan gangguan mata. Apabila ada luka dalam akan terasa nyeri.

    PARU-PARU
    Jam 03.00 - 05.00
    Jam piket organ paru-paru kuat, terjadi proses pembuangan limbah/racun pada organ paru-paru, apabila terjadi batuk, bersin-bersin dan berkeringat menandakan adanya gangguan fungsi paru-paru. Sebaiknya digunakan untuk olah nafas untuk mendapatkan energi paru yang sehat dan kuat.

    USUS BESAR
    Jam 05.00 - 07.00
    Jam piket organ usus besar kuat, sebaiknya biasakan BAB secara teratur.